<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artikel</title>
	<atom:link href="https://kantorberita.sukabuminews.id/tag/artikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kantorberita.sukabuminews.id/tag/artikel/</link>
	<description>Dunia Islam, Nasional dan Internasional</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Jan 2025 05:36:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/kantorberita.sukabuminews.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-KBSN-bulat1_.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Artikel</title>
	<link>https://kantorberita.sukabuminews.id/tag/artikel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">240979962</site>	<item>
		<title>Di Akhir Desember Harus Semakin Khawatir Bencana, Kenapa?</title>
		<link>https://kantorberita.sukabuminews.id/di-akhir-desember-harus-semakin-khawatir-bencana-kenapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[amalikasyari]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2024 14:15:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Akhir tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Khawatir bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Natal dan Tahun Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus Kristus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kantorberita.sukabuminews.id/?p=11289</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di akhir bulan Desember seperti sekarang ini, kita harus semakin waspada dan khawatir terhadap bencana dashyat karena kemurkaan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Oleh: Badrul Tamam Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wasallam dan keluarganya. Di akhir bulan Desember seperti sekarang ini, kita harus semakin waspada dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id/di-akhir-desember-harus-semakin-khawatir-bencana-kenapa/">Di Akhir Desember Harus Semakin Khawatir Bencana, Kenapa?</a> appeared first on <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id">Kantor Berita Sukabumi News</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11289</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fenomena Golput, Kotak Kosong dan Suara Rusak yang Memenangkan Pilkada Serentak 2024</title>
		<link>https://kantorberita.sukabuminews.id/fenomena-golput-kotak-kosong-dan-suara-rusak-yang-memenangkan-pilkada-serentak-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[amalikasyari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 12:45:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena Golput]]></category>
		<category><![CDATA[Golput]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak kosong]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak Suara Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Panjimas]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Suara rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kantorberita.sukabuminews.id/?p=11033</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Arfendi Arif Pilkada serentak tahun ini telah berjalan dengan aman dan lancar. Namun hal yang tidak menggembirakan adalah rendahnya tingkat partisipasi masyarakat yang menggunakan hak pilihnya. Angka-angkanya di beberapa daerah hampir di atas 30%. Pilkada di Jakarta, misalnya, angka partisipasinya hanya 58%, ini berarti 42% golput alias tidak menggunakan hak pilihnya. Dibandingkan Pilkada DKI [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id/fenomena-golput-kotak-kosong-dan-suara-rusak-yang-memenangkan-pilkada-serentak-2024/">Fenomena Golput, Kotak Kosong dan Suara Rusak yang Memenangkan Pilkada Serentak 2024</a> appeared first on <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id">Kantor Berita Sukabumi News</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11033</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Pilar yang Harus Ditegakkan Para Pemimpin</title>
		<link>https://kantorberita.sukabuminews.id/tiga-pilar-yang-harus-ditegakkan-para-pemimpin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[amalikasyari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 12:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Pilar Kepemimpinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kantorberita.sukabuminews.id/?p=6827</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Dalam memperjuangkan kepentingan umum (kesejahteraan rakyat), para pemimpin tidak boleh bertindak setengah-setengah.&#8221; Dalam suatu negara atau lingkaran masyarakat selalu diperlukan pemimpin yang mampu menumbuhkan kehidupan demokrasi dan memajukan kesejahteraan rakyatnya. Untuk mencapai maksud tersebut, setidaknya diperlukan tiga pilar yang perlu ditegakkan dan dipelihara. Pertama, para pemimpin harus terpelihara keutuhan kepribadian dan kekokohan niatnya, untuk berhasil [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id/tiga-pilar-yang-harus-ditegakkan-para-pemimpin/">Tiga Pilar yang Harus Ditegakkan Para Pemimpin</a> appeared first on <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id">Kantor Berita Sukabumi News</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6827</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polemik PKS dan Koalisi Prabowo, dari Status ‘Musuh Bersama’ Hingga Dilema Pragmatisme</title>
		<link>https://kantorberita.sukabuminews.id/polemik-pks-dan-koalisi-prabowo-dari-status-musuh-bersama-hingga-dilema-pragmatisme/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[amalikasyari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2024 22:47:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pilemik PKS]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kantorberita.sukabuminews.id/?p=6503</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sepanjang sejarahnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah memoderasi ideologi partai untuk mengakomodasi kepentingan politik mereka, kata seorang pakar. Lantas, apa yang didahulukan PKS saat menimbang posisi mereka terhadap pemerintahan Prabowo? Ideologi atau pragmatisme? Setelah Pilpres 2024, dua partai yang tadinya berkompetisi melawan Prabowo Subianto, Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kini telah merapat ke [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id/polemik-pks-dan-koalisi-prabowo-dari-status-musuh-bersama-hingga-dilema-pragmatisme/">Polemik PKS dan Koalisi Prabowo, dari Status ‘Musuh Bersama’ Hingga Dilema Pragmatisme</a> appeared first on <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id">Kantor Berita Sukabumi News</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6503</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akal Jahil</title>
		<link>https://kantorberita.sukabuminews.id/akal-jahil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2024 07:31:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Akal jahil]]></category>
		<category><![CDATA[biologi evolusioner Darwinian]]></category>
		<category><![CDATA[Khazanah Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kantorberita.sukabuminews.id/?p=6261</guid>

					<description><![CDATA[<p>sukabumiNews.id – Dibanding spesies lain, kecenderungan dan intensitas manusia untuk membinasakan sesamanya sungguh tak tertandingi. Sebagian orang bahkan tak ragu menggolongkannya sebagai spesies genosid (genocidal species). Kenyataan ini seperti membenarkan kekhawatiran para malaikat, yang sempat mempertanyakan pengukuhan Adam sebagai wakilNya “Kenapa Allah mengangkat mahluk yang gemar merusak dan mengalirkan darah sesamanya?” Atau, jangan-jangan determinasi sejarah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id/akal-jahil/">Akal Jahil</a> appeared first on <a href="https://kantorberita.sukabuminews.id">Kantor Berita Sukabumi News</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6261</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
