Internasional
Kelompok Palestina Desak Pertanggungjawaban atas Kekerasan Seksual Israel terhadap Tahanan

TEPI BARAT (KBSN) – Sebuah kelompok pembela tahanan menyerukan agar Israel dimintai pertanggungjawaban atas kekerasan seksual dan penyiksaan “sistematis” terhadap tahanan Palestina.
“Kejahatan Israel terhadap warga Palestina, termasuk pelanggaran terhadap ribuan tahanan, mengharuskan para pejabat Israel dimintai pertanggungjawaban dan diadili di hadapan pengadilan internasional yang berwenang,” kata Perhimpunan Tahanan Palestina dalam sebuah pernyataan.
Sebuah laporan dari kantor Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Jumat menyatakan bahwa tahun lalu mereka telah memverifikasi 31 kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh pasukan Israel terhadap warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.
Disebutkan bahwa 13 kasus terjadi pada tahun 2025, dan 18 kasus terjadi dalam dua tahun sebelumnya.
BACA Juga: Pasukan Israel Berpakaian Wanita dan Petugas Medis Bunuh 3 Militan di Rumah Sakit Tepi Barat
Laporan tersebut menyebutkan bahwa pelanggaran tersebut meliputi pemerkosaan, pemerkosaan berkelompok, pemaksaan telanjang, dan ancaman pemerkosaan.
Kelompok Palestina menyambut baik laporan PBB tersebut, dan mengatakan bahwa laporan itu mencerminkan “pengakuan internasional yang semakin meningkat” atas skala pelanggaran Israel yang dilakukan terhadap warga Palestina.
Kejahatan kekerasan seksual “tidak lagi didokumentasikan sebagai pelanggaran individual atau pengecualian, melainkan sebagai kebijakan dan alat penindasan serta hukuman kolektif yang secara sistematis dipraktikkan oleh lembaga-lembaga pendudukan,” tambahnya.
‘Pengakuan internasional’
Pernyataan itu menekankan bahwa kejahatan-kejahatan ini termasuk dalam kategori “kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan” berdasarkan hukum internasional.
Organisasi tersebut mengatakan bahwa kesaksian para tahanan Palestina menunjukkan bahwa pelanggaran-pelanggaran di dalam penjara Israel ini “bukanlah insiden terisolasi, melainkan bagian dari kebijakan sistematis yang bertujuan untuk menghancurkan semangat Palestina dan merampas martabat serta kemanusiaan mereka.”
Menurut data Palestina, lebih dari 9.300 warga Palestina saat ini ditahan di penjara-penjara Israel, termasuk perempuan dan anak di bawah umur.
Menurut kelompok hak asasi manusia, sejumlah besar kematian dilaporkan terjadi di antara warga Palestina yang ditahan oleh Israel akibat penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis.
Sumber: TRT World
BACA Juga: Hamas Kutuk Aksi Penelanjangan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © KBSN 2026
You must be logged in to post a comment Login